Road Trip 2016: Semarang – Solo – Jogja

Ini road trip pertama kami yang menempuh jarak lumayan jauh, sebelumnya mentok sampai Bandung saja. Mengapa road trip? Gak capek? Rencana awalnya kami akan pergi ke Malang. Naik pesawat, takut penerbangan dibatalkan karena Bromo batuk-batuk. Naik kereta, gak yakin Al yang membal-membal itu bisa bertahan 12 jam. Akhirnya setelah mempertimbangkan serta memperhitungkan biayanya, kami memutuskan untuk road trip. Selalu ada yang pertama, kan? Namun setelah bongkar pasang rute dan jadwal sampai berulang kali, kami batasi sampai Jogja dulu. Ingin menguji dulu daya tahan menyetir dan betah gak ya si Al terkurung di mobil sampai berjam-jam.

Sengaja memilih tanggal di awal-awal puasa agar jalanan masih sepi dan santai. Agak curi start liburan sekolah sih, tapi ternyata hari efektif sekolah saat kami liburan hanya tinggal sehari. Keputusan ini tepat sekali, walaupun tidak saya anjurkan untuk ditiru ya… Jalan yang kami lalui bisa dikatakan sangat lancar dan sepi. Begitu juga dengan tempat-tempat wisata yang sedang naik daun, semua sepi dan kami bagaikan tamu VIP.

Perjalanan dimulai tanggal 13 Juni 2016 dengan rute ke Semarang (menginap dua malam), lanjut ke Solo (menginap dua malam), dan terakhir Jogja (menginap tiga malam) lalu langsung kembali ke rumah. Rencana perjalanan disusun secara kasar sebagai berikut:

  • Hari pertama (13 Juni): perjalanan ke Semarang
  • Hari kedua (14 Juni): keliling Semarang mengunjungi Lawang Sewu, Pagoda Avalokitesvara, dan Kelenteng Sam Poo Kong.
  • Hari ketiga (15 Juni): perjalanan ke Solo, melewati Ambarawa dan mampir di Gua Maria Kerep, Museum Kereta Api, dan Kampung Kopi Banaran.
  • Hari keempat (16  Juni): mengunjungi Museum Manusia Purba di Sangiran dan keliling kota Solo.
  • Hari kelima (17 Juni): perjalanan ke Jogja, dengan terlebih dahulu mampir di daerah Wonosari untuk melihat gua dan kalau sempat ke pantai selatan.
  • Hari keenam (18 Juni): mengunjungi Museum Gunung Merapi, mengikuti Jeep tour di Merapi dan ke Borobudur.
  • Hari ketujuh (19 Juni): berkeliling di kota Jogja, mengunjungi Keraton, Taman Sari, dan Museum Dirgantara.
  • Hari kedelapan (20 Juni): perjalanan pulang.

Salah satu persiapan yang saya lakukan selain mencari hotel dan menentukan rute adalah membuat semacam buku catatan perjalanan untuk Al. Saya mencetak peta rencana perjalanan di atas agar Al tahu berapa lama perjalanannya, tempat apa saja yang akan dikunjungi, dan berapa jaraknya. Contohnya seperti ini:

rencana perjalanan

Maksud saya agar Al bisa membuat catatan perjalanannya sendiri. Rencananya ingin saya cetak dan jilid, tetapi karena tidak sempat akhirnya hanya saya print di rumah dan jepit dengan papan yang biasa digunakan Al sebagai alas ulangan.

Bagaimana dengan perjalanannya sendiri? Apakah sesuai rencana? Nanti akan saya lanjutkan ceritanya.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s