[ResepMama] Macaroni Schotel

Salah satu resep favorit yang suka Mama saya buat di rumah adalah macaroni schotel. Mama tidak terlalu sering masak dibandingkan Oma, dan masakannya juga itu-itu saja, tapi yang satu ini adalah andalannya. Entah resep awalnya dari mana, yang jelas dulu Mama sering sekali bikin ini. Bahkan pas kuliah saya dan teman-teman sempat bikin-bikin macaroni schotel ini untuk cari dana.

Saya sempat beberapa kali mencoba resep-resep lain untuk membuatnya, tapi ya akhirnya kembali ke resep Mama. Alasannya karena mudah sekali dan pasti enak!

IMG_20140313_193150

Macaroni Schotel

250 gram makaroni
200 gram keju cheddar, parut kasar
5-10 lembar daging asap (smoked beef), iris tipis
500 ml susu cair
4 butir telur
garam, merica, dan biji pala bubuk
5 sdm mentega tawar

Panaskan oven pada suhu 180 derajat Celcius.

Rebus air sampai mendidih, lalu masukkan makaroni, rebus sampai al dente. Tambahkan dua sendok makan mentega tawar atau minyak goreng agar tidak saling menempel.

Kocok lepas telur, aduk rata dengan susu cair. Tambahkan garam, merica, dan biji pala bubuk (sekitar 2 sdt garam, 1 sdt merica, dan 1/2 sdt pala bubuk atau sesuai selera).

Olesi pinggan tahan panas dengan mentega. Atur lapisan pertama makaroni rebus, lalu taruh daging asap, dan keju. Kembali lagi dengan makaroni sampai semua tertutup rata, kalau pinggan yang digunakan tinggi, bisa jadi dua atau tiga lapis. Biasa saya hanya buat satu lapis, jadi makaroni-daging asap-keju-makaroni. Taburi keju pada bagian paling atas. Tuang kocokan telur sampai semua terendam. Jika kurang bisa ditambah susu lagi. Pada bagian paling atas letakkan beberapa sendok mentega tawar.

Panggang sekitar 30-45 menit sampai bagian atas dan sampingnya kecokelatan.

Macaroni schotel ini cocok untuk dijadikan bekal sekolah atau untuk dimakan saat sarapan. Kita bisa juga memasukkan sayuran ke dalamnya. Atau merebus sayuran sebagai teman makannya.

Pemakaian telur dalam resep ini juga bisa divariasikan, tergantung tipe seperti apa yang diinginkan. Kalau padat, berarti telur bisa ditambah, sedangkan kalau mau yang tidak padat dan creamy, telur bisa dikurangi.

Selamat mencoba!

Advertisements

6 thoughts on “[ResepMama] Macaroni Schotel

  1. yumm..macaroni schotel ini favorit banget. dulu tiap minggu minta dibikinin schotel sama mama. kalo sekarang,mau ga mau harus bikin sendiri πŸ˜€

  2. aku mau nyoba ah yang pake daging asap dan gak pake bawang bombay, biasanya aku makskutelnya pake daging cincang jadi ditumis pake bawang bombay mulu, ephraim suka komplein dia gak terlalu suka bawang. Kucoba buat senin ah ihik selamat datang lagi another resep pastaaa

    1. hahaha… soalnya dulu di rumah mama tuh jarang pakai bawang-bawangan. nanti kuposting resep mi dan nasi goreng yang cuma dgn bawang putih ya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s