[ResepOma] Sup Oyong

Ini salah satu comfort food di rumah. Biasa juga jadi obat kalau kangen makan mie instan rebus pakai telur. Menurut saya sensasinya mirip: dimakan panas-panas dengan taburan cabai bubuk. Yang pasti ini versi lebih sehatnya. Dulu Oma menghidangkan dengan misoa, kalau saya tidak pernah memakaikan misoa. Ternyata masakan sederhana seperti ini bisa berbeda cara masaknya karena gaya suami berbeda saat memasaknya. Ini juga salah satu sayur yang disukai Albert, jadi saya cukup sering membuatnya. Padahal dulu waktu kecil, saya jarang mau makan kalau Oma masak oyong. Entah mengapa pada suatu waktu saya kangen sup oyong ini dan mencoba mengingat cara memasaknya.

image

Sup oyong

3 buah oyong, kupas, cuci bersih, potong-potong
2 siung bawang putih, memarkan
10 buah udang sedang, kupas bersih
Garam dan lada secukupnya
2 butir telur

Tumis bawang putih sampai harum, masukkan udang dan tumis sampai berubah warna. Masukkan oyong, tambahkan sedikit air sampai setengah terendam, bumbui dengan garam dan lada. Tunggu sampai mendidih dan oyong matang. Masukkan telur dan aduk-aduk hingga telur matang. Sajikan dengan taburan bawang goreng dan cabai bubuk.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s