Sekilas Barcelona

Rencana awal adalah menghabiskan tiga atau empat hari di Barcelona. Jalan-jalan santai, menikmati kota Barcelona yang penuh daya tarik itu. Tapi cerita teman kami tentang Andalusia membuat kami bertiga tergoda untuk pergi ke Spanyol Selatan. Karena tidak bisa memutuskan Barcelona atau Andalusia, kami mengunjungi semuanya. Tapi waktu yang singkat membuat kami hanya bisa melihat Barcelona sekilas saja. Cukup? Pasti belum… apalagi di Barcelona saat itu dingin dan gerimis sepanjang hari sehingga jalan-jalannya jadi kurang puas.

Barcelona memang kota yang cantik dan menjadi favorit banyak orang. Kotanya cukup besar dan tempat wisatanya tersebar. Pasti tidak cukup dikunjungi hanya dalam sehari saja. Hampir semua orang yang tahu kami mau pergi ke Barcelona langsung memberikan peringatan, “Awas copet!” “Hati-hati!” dan sebagainya. Ini membuat kami sangat berhati-hati dengan barang bawaan dan menjadikan jalan-jalan jadi kurang nyaman karena harus terus waspada.

Kami sampai di Barcelona pada siang hari dan langsung mengikuti panduan dari host airbnb kami dengan naik kereta dan metro untuk menuju ke tempatnya. Petunjuk dari Lisa cukup mudah diikuti sampai tiba di stasiun metro terdekat dengan rumah. Begitu keluar dari stasiun metro, masalah mulai muncul. Jalan-jalan di Barcelona besar-besar, dengan gedung-gedung tinggi yang mirip-mirip di kanan kirinya. Yang membuat bingung adalah perlimaan atau perenaman-nya. Jadi bukan perempatan, sehingga ketika harus lurus, kami bingung harus mengambil jalan yang mana. Terus terang ini lumayan membuat putus asa. Akhirnya kami menghubungi Lisa untuk meminta petunjuk yang lebih terperinci.

Kesan pertama menginap di apartemen orang menggunakan jasa Airbnb adalah ekonomis dari segi biaya, kamarnya cukup bersih dan nyaman, tapi tidak bisa sebebas di hotel apalagi karena tuan rumah memang tinggal bersama di situ. Kami boleh memakai dapur, mesin cuci, dll, tapi ya harus menjaga kebersihan dan kenyamanannya. Lisa sendiri cukup ramah dan menyenangkan.

Setelah menaruh barang, kami langsung keluar lagi dan mencari stasiun metro terdekat untuk mulai berjalan-jalan di Barcelona. Setelah sempat menyasar, akhirnya kami sampai di stasiun metro dan melanjutkan perjalanan ke Barri Gotic. Banyak sekali orang memenuhi jalanan di Barri Gotic. Terlalu ramai dan sumpek. Sepanjang sore kami hanya berjalan-jalan dari Barri Gotic menuju Plaza Catalunya sambil mampir di Katedral Santa Eulalia. Kami juga sempat mampir di salah satu pasar yang menggelar banyak dagangan menarik! Menjelang malam kami mencari makan dan mampir di restoran Tasca I Vins hasil rekomendasi Lisa untuk menikmati paella dan sangria.

Pada pagi hari kami memutuskan untuk naik bis hop on hop off di Barcelona agar tidak membuang-buang waktu karena tersasar ke sana ke mari. Pertama-tama kami berjalan kaki terlebih dahulu ke Sagrada Familia dan menikmati keindahan arsitekturnya dari luar. Lalu seharian itu kami mengelilingi Barcelona berdasarkan rute bis hop on hop off. Kami sempat mengunjungi stadion FC Barcelona dan mampir di National Art Museum Catalunya. Untung juga kami menggunakan bus hop on hop off karena seharian itu hujan dan Barcelona adalah kota besar dengan letak tempat wisatanya yang menyebar. Sayang sekali karena waktu yang mepet saya tidak sempat naik Montjuic Cable Car. Sore itu kami harus segera membereskan barang-barang dari apartemen Lisa untuk berangkat ke airport dan terbang ke Granada. Kunjungan singkat di Barcelona ini cukup membuat kami merasakan suasana kota Barcelona dan jika nanti ada waktu akan mencoba kembali ke sini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s