2012: Tahun Perubahan Besar?

Ya… memang begitulah…

Tahun 2012 dimulai dengan kejutan besar, ART memutuskan tidak kembali bekerja di rumah kami… Duarrrr! Memang sudah merasa bahwa si mbak tidak akan kembali, tapi tetap saja mengejutkan. Artinya rencana-rencana kami tahun ini harus disusun kembali. Gw sering sesumbar bahwa akan berhenti kerja kalau ART berhenti kerja di rumah… tapi tetap saja pelaksanaannya tidak semudah itu… Diperlukan waktu sebulan untuk memutuskan, hari-hari penuh dengan air mata dan kegalauan… Sementara bolak-balik ke tempat mertua, kadang Albert diboyong ke sana, kadang ibu mertua yang menginap… Terlalu banyak yang dikorbankan… kalau gw resign, yg berkorban kan cuma gw.

Akhirnya ya diputuskan begitu… gw resign… konsen ngajar aja, seminggu dua kali lah… tampaknya masih bisa ketutup deh kebutuhan sehari2. Nekad dengan perhitungan matang…

Yang mengejutkan, dari saat gw memasukkan surat resign, datanglah berbagai tawaran untuk bekerja freelance, bisa dikerjakan dari rumah, semua di luar dugaan. Puji Tuhan, memang sudah diatur tampaknya.

Sekarang sudah seminggu di rumah, kerja dari rumah, menyenangkan… hidup rasanya seimbang, lebih tenang karena gak harus kejar2an sama kereta… kalaupun berangkat ngajar naik kereta, tapi yang jelas gak di jam sibuk, jadi kereta kosong, nyamanlah… Albert lebih terurus… tapi yang jelas porsi bergadang nambah, karena baru kerja setelah Albert tidur… satu yang pasti… lebih bahagia begini…