Saung Angklung Udjo

Saat merencanakan untuk berlibur ke Bandung, satu tempat yang sangat ingin saya kunjungi adalah Saung Angklung Udjo. Saya langsung mencari informasinya, dan ternyata website Saung Angklung Udjo sangat informatif. Dari situ saya tahu bahwa setiap hari ada Pertunjukan Bambu Petang yang dimulai pukul 16.30 dan berlangsung sekitar 2 jam. Tadinya saya sempat ragu, Albert bakalan betah gak ya, harus duduk menonton pertunjukan selama 2 jam. Ternyata pertunjukan itu dikemas dengan sangat menarik, sehingga Albert yang baru 2 tahun 8 bulan pun betah menonton pertunjukan itu dari awal sampai akhir.

Untuk bisa menonton Pertunjukan Bambu Petang, kita membayar karcis masuk sebesar Rp50.000,- per orang, kalau Albert masih gratis. Yang unik, karcisnya berupa kalung berbentuk angklung. Pertunjukan Bambu Petang dimulai dengan Pertunjukan Wayang Golek singkat, hanya sekitar 10 menit (kalau yang lengkap kan bisa semalam suntuk). Uniknya, di tengah pertunjukan, penutup panggung dibuka, sehingga kita bisa melihat setiap gerakan Ki Dalang.

Pertunjukan Wayang GolekPertunjukan Wayang Golek Setelah Dibuka

Setelah itu langsung disambung dengan Helaran, yang merupakan pesta rakyat, sore itu kami disuguhkan pesta rakyat saat ada anak yang baru disunat. Pada upacara helaran ini, angklung yang dimainkan adalah angklung dengan tangga nada pentatonik, sehingga terasa sekali nuansa musik tradisionalnya.

Helaranhelaran

Upacara Helaran disambung dengan Arumba (Alunan Rumpun Bambu) yang menggunakan tangga nada diatonik, sehingga bisa memainkan berbagai jenis musik.

arumba

Kemudian acara dilanjutkan dengan Tari Topeng, yang mengesankan, para penari topeng ini ternyata baru berusia 11 tahun.

tari topeng

Setelah itu ada pertunjukan angklung mini, para pemainnya memang masih kecil-kecil, dan jumlah angklungnya lebih sedikit. Bersama anak-anak pemain angklung mini, seluruh penonton diajak untuk ikut menyanyi. Lagu yang dimainkan adalah lagu “Boneka Abdi” yang juga ada berbagai versi di berbagai bahasa. Penonton juga diajak menyanyikan lagu “Do Re Mi”. Setelah itu disambung dengan angklung massal. Diawali dengan para senior, dan kemudian anak-anak pemain angklung mini juga ikut bergabung.

angklung miniangklung senior

Setelah semua pertunjukan itu, tentu saja para penonton diajak untuk ikut bermain angklung bersama. Permainan angklung bersama ini dipimpin oleh salah satu putra Mang Udjo.

Penonton dibagikan angklung dan ternyata selain nada, setiap angklung ada namanya seperti Jawa, Papua, dst. Albert ikut antusias bermain angklung, bahkan mencoba untuk meniup angklungnya. 🙂

Setelah bermain angklung bersama, para penonton diajak untuk menikmati Angklung Orkestra, perpaduan antara angklung dan alat musik modern. Kami diajak untuk menikmati lagu-lagu daerah. Rangkaian pertunjukan Bambu Petang ditutup dengan menari bersama.

Pertunjukan Bambu Petang ini dikemas dengan sangat rapi, acara demi acara berlangsung tanpa jeda, dan sama sekali tidak membosankan. Banyak juga anak-anak yang menontonnya. Jadi, kalau ke Bandung, jangan lupa untuk mampir di Saung Angklung Udjo.

Beberapa tip agar bisa lebih menikmati kunjungan ke Saung Angklung Udjo bersama anak-anak:

  • Sebaiknya sampai di tempat sekitar satu jam sebelum pertunjukan dimulai, agar bisa mencari tempat duduk strategis, dan berkeliling kompleks Saung Angklung Udjo, melihat-lihat cara pembuatan angklung, serta melihat-lihat di toko suvenirnya.
  • Makin sore, makin terasa dingin, karena tempat duduknya adalah undakan batu-batu, ada baiknya membawa alas duduk agar tidak masuk angin (pengalaman pribadi nih). Jangan lupa membawa jaket untuk anak-anak. Sebaiknya anak-anak dipakaikan celana panjang.
  • Setiap pengunjung bisa memilih welcome drink, tapi jangan lupa membawa camilan untuk anak-anak.

Jadi urban Mama, tunggu apa lagi, jangan lewatkan kesempatan untuk menonton Pertunjukan Bambu Petang di Saung Angklung Udjo jika berkunjung ke Bandung.

Artikel ini sudah pernah tayang di The Urban Mama, tanggal 23 Juni 2011.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s