Liburan ke Yogya

Bisa dibilang awalnya adalah impulsif, tanpa rencana… karena teman2 sekantor heboh dengan cari-cari tiket murah, jadilah gw ikutan. Dihitung-hitung, kayaknya kalau tiketnya hanya menghabiskan segitu, ada nih budget buat liburan ke tempat yang agak jauh. Akhirnya dengan beberapa kali konsultasi pada teman gw yang hobi jalan2, klik… klik… klik… jadilah tiket dipesan… artinya gak bisa mundur lagi… tiket sudah di tangan, harus jadi pergi liburan….
Kenapa pilih Yogya? Ya karena gw suka sama Yogya… trus tujuannya pengen kasih pengalaman Albert naik pesawat, naik becak, naik andong… intinya ya kasih pengalaman yang berbeda buat Albert. Gak muter2 di Depok dan Jakarta terus. Ini pengalaman pertama juga buat gw dan suami naik budget airlines. Ternyata oke, dan tahun depan siap untuk liburan lagi ke tempat yang berbeda.

Karena bawa Albert, dan ini pengalaman pertama kami liburan agak jauh, jadi persiapannya juga harus matang. Setelah tiket siap di tangan, sekarang waktunya untuk cari2 penginapan. Sempat browsing2, tapi akhirnya pilihan tetap jatuh ke Santika, alasannya, ya dapet rate karyawan, trus sudah pernah menginap di sana, jadi cukup familier lah dengan daerahnya, dan sarapannya mantap. Lalu jadwal acara kami di Yogya juga sangat santai, tidak merencanakan untuk pergi ke Borobudur atau Prambanan, ke keraton, Taman Sari, Ulen Sentalu, dan sebagainya, karena akan sangat repot menjaga bocah yang sedang senang berlari-lari di antara barang2 yang dipamerkan di keraton, dll.

Untuk menghindari macet menuju bandara, gw pilih penerbangan paling pagi di hari Senin (4/10). Artinya gw juga harus berangkat dari rumah pagi2 buta. Order taksi jam setengah empat saja… ini bikin gw gak bisa tidur malamnya, karena takut terlambat bangun… too excited! Perjalanan ke bandara superlancar, ternyata rencana mau angkut Albert dalam keadaan tidur gak jadi, karena dia malah bangun, dan kayak gak ngantuk sama sekali di taksi… bingung kali ya. Kelihatan anak ini senang banget… pas mau masuk ke pesawat dia terlihat masih bingung, campuran antara bingung dan ngantuk, gue rasa. Pesawat berangkat on time, sampai juga on time. Albert anteng di pesawat, setelah take off, dia langsung tidur sampai menjelang mendarat.

Di Yogya kita sudah dijemput sama pihak hotel, dan senangnya, pas sampai hotel sekitar setengah delapan pagi, kita bisa langsung check-in… Begitu sampai kamar kita langsung rebahan sebentar, pesan sarapan, mandiin si Albert, dan makan. Setelah itu, kita mengajak Albert main2 di playground hotel, di mana dia naik becak kecil yang digenjot Nawi. Setelah itu kita sewa becak seharian, dan tujuan pertama kita adalah ke supermarket terdekat untuk membeli buah. Habis dari supermarket kita pulang lagi ke hotel dan memberi kesempatan Albert untuk tidur. Pas Albert bangun, kita langsung menuju becak sewaan untuk makan siang bebek goreng, hmmm, yummy dan Albert juga doyan. Habis itu ke Mirota, ternyata gak napsu untuk belanja2 batik karena repot, eh, yang ada malah senang belanja2 mainan2 tradisional di lantai 2. Puas belanja di Mirota, kita kembali ke hotel, kasih kesempatan Albert untuk tidur siang dan mandi sore, lagipula langit sudah sangat mendung, dan benar, tidak lama kemudian turun hujan deras.Selesai mandi sore kita makan malam, kembali naik becak, kali ini makan piza. Habis makan langsung kembali ke hotel, main2 di kamar hotel karena hari ini sudah cukup melelahkan, gak bisa tidur malam sebelumnya dan berangkat ke bandara pagi2 buta.

Hari kedua bangun dengan segar, mandi lalu siap2 sarapan. Albert makan dengan lahap, begitu juga kami berdua. Habis makan kami sewa becak lagi, dengan tujuan Taman Pintar. Cukup menyenangkan juga main2 di Taman Pintar, yang disambung dengan ke Museum Mainan Anak Kolong Tangga. Sebenarnya menarik, tapi sayang kurang terawat dan berdebu. Setelah itu ternyata si bocah penasaran sama andong, dan minta naik andong. Akhirnya setelah belanja oleh2 di jalan pathuk, kita kembali ke Mirota, untuk membeli beberapa mainan tradisional lagi. Di Mirota ini terjadi insiden Albert yang baru di Yogya lepas pospak, mengompol. Dari Mirota kembali ke hotel, kita memutuskan untuk menyewa andong, menyenangkan si bocah kecil. Apa yang terjadi pas naik andong, ternyata si Albert tertidur pulazzzzzzz. Makan siang saat itu dibelikan oleh Nawi, ayam goreng adem ayem, hmmm, yummy. Siang itupun turun hujan deras, yang membuat kami bersantai2 di hotel. Menjelang sore, setelah hujan reda, Albert dan Nawi kembali main2 dengan becak kecil di playground hotel. Malam harinya kami hanya keluar sebentar untuk makan, dan kembali lagi ke hotel untuk berkemas2.

Hari terakhir tiba, pagi ini tidak berencana mau pergi ke mana-mana. Hanya mau bersantai-santai di hotel. Tadinya mau berenang, tapi karena Albert batuk, kita tidak jadi berenang. Albert mulai rewel dan minta pulang, mungkin karena dia mulai lelah. Setelah sarapan kita beres-beres, lalu check-out dan ke bandara naik taksi. Selamat tinggal Yogya, lain kali kami akan kembali lagi.

Advertisements

One thought on “Liburan ke Yogya

  1. Tau ga sih, dari tadi gue bertanya2 “Nawi itu siapa”, prasaan liburan bertiga doang kan? Oalah itu nama suami lo ya, maap 🙂

    Kayaknya seru ya ke museum2 itu, terakhir ke Jogja Nara masih blom ngerti jadi gue yang sibuk muter2 ke Ullen Sentalu & Museum Merapi dan dia digendong.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s