Weekend tanpa ART

Memang sudah jadi kebiasaan, ART suka minta libur saat weekend, dan selama ini kami izinkan agar dia bisa refreshing, ketemu anak-anaknya, biar gak jenuh menjaga Albert. Bagi kami juga kadang kesempatan ini menyenangkan… memang sejak awal menikah kami tidak pernah punya ART, dan saat awal Albert lahir, kami berjuang bertiga tanpa ART, jadi saat-saat tanpa ART rasanya membuat kami bertiga lebih kompak dan lebih dekat. Jadi gak sabar menunggu saat ART mudik lebaran, karena dipastikan kami punya waktu banyak untuk bermain-main bertiga… (moga2 suamiku gak kena tugas liputan arus mudik).

Dulu rasanya stres banget kalau ART minta izin untuk mengunjungi anaknya, terlebih lagi saat Albert baru belajar berdiri dan berjalan. Duh, rasanya mau ke toilet saja tidak bisa. Sekarang Albert sudah bisa diajak berkomunikasi dengan baik, sehingga hari-hari tanpa ART tidak menjadi masalah besar bagi kami, kecuali mungkin kalau ART tidak balik lagi, ini baru bikin pusing, karena artinya harus mencari ART baru…

Sabtu pagi, ART kami pergi setelah selesai beres-beres rumah, dengan santai kami berdua bergantian berbagi tugas antara mengurus Albert dan menyiapkan sarapan. Skenario hari ini adalah gw pergi ke LCI sampai sekitar jam 1, trus dijemput Albert dan Nawi, sementara Nawi ke kantor, gw dan Albert pulang naik taksi. Untungnya kemarin hanya mencoba soal ujian dan sedikit berdiskusi, jadilah jam 11 sudah bisa pulang. Skenario pun berubah, Albert dan Nawi menunggu di rumah, gw pulang secepatnya, order makan siang, dan Nawi akan berangkat ke kantor naik motor. Sampai di rumah, tampaklah pemandangan papa yang kecapekan dan anak yang riang gembira… hahaha, Albert memang cenderung mengajak Nawi bermain fisik, seperti lari-larian, main bola, main kok, dsb, sementara dengan gue cenderung menari, menyanyi, menggambar, baca buku, dan main-main di kamar… Menurut Nawi, dia dipaksa berlari-lari selama 1 jam dan tidak boleh duduk… hahaha… it’s good for your health! Sementara itu, setelah gw pulang, makan siang, Albert langsung mengajak bobo siang di kamar, sukses tidur dari jam 1an sampai setengah 4… hahaha… mayan lah, bisa istirahat… kesian bener si Nawi, udah capek pagi-paginya, siang sampai malam harus ngantor…

Hari Minggu kami bangun agak siang, mencuci baju, mandi, trus ke pasar yang ternyata sangat ramai, disambung dengan sarapan. Selesai sarapan bersama, kami berangkat ke acara Misa 1000 hari Oma Corry, salah satu teman keluarga. Di sana gw gak benar-benar ikut misa, karena menemani Albert bermain dengan Kendrew, anaknya Yani, yang seumur dengan Albert. Di sana si Albert gw kasih makan nasi ijo sama sate, yang dengan bangganya dia akuin sebagai sate padang… Selesai acara di Jalan Kaji itu, kami langsung ke kantor Nawi, ganti-ganti baju Albert, dan pulang naik taksi karena Nawi kerja. Sampai rumah sekitar setengah 4, langsung mandi, trus makan. Saat makan ini si Albert sudah agak mengantuk, sehingga rewel. Siap-siap tidur, tapi seperti biasa, setelah menyusu si Albert langsung segar… sempat nonton Barney… lalu tidur… hmmm, weekend tanpa ART yang berjalan cukup lancar… bagi gw, tapi melelahkan bagi suami gw…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s